Seorang pemain di Théâtre Robert-Houdin dari tahun 1888, ketika dibuka kembali oleh Georges Méliès, Jehanne d'Alcy (juga dikenal sebagai Fanny Manieux) kemudian menjadi simpanan Méliès dan muncul di sejumlah filmnya, termasuk yang pertama dari produksi agak bersifat cabul Après le bal - le tub (1897). Istri pertama Méliès, Eugenie, meninggal pada bulan Mei 1913, dan pada tahun 1925 ia menikah dengan d'Alcy. Konsesinya atas sebuah kios mainan di Gare Montparnasse, Paris, yang dikelola oleh George...
Seorang pemain di Théâtre Robert-Houdin dari tahun 1888, ketika dibuka kembali oleh Georges Méliès, Jehanne d'Alcy (juga dikenal sebagai Fanny Manieux) kemudian menjadi simpanan Méliès dan muncul di sejumlah filmnya, termasuk yang pertama dari produksi agak bersifat cabul Après le bal - le tub (1897). Istri pertama Méliès, Eugenie, meninggal pada bulan Mei 1913, dan pada tahun 1925 ia menikah dengan d'Alcy. Konsesinya atas sebuah kios mainan di Gare Montparnasse, Paris, yang dikelola oleh Georges, memberikan satu-satunya penghasilan mereka selama beberapa tahun. Pada tahun 1932 mereka pindah ke sebuah apartemen di rumah para veteran bioskop. Setelah kematian Méliès, d'Alcy muncul dalam rangkaian bingkai dramatisasi singkat Georges Franju tentang hidupnya, Le Grand Méliès (1952), dengan putra Méliès, André, berperan sebagai ayahnya. Jehanne d'Alcy meninggal pada 14 Oktober 1956 di Versailles, dalam usia sembilan puluh dua tahun.
A performer at the Théâtre Robert-Houdin from 1888, when it was re-opened by Georges Méliès, Jehanne d'Alcy (also known as Fanny Manieux) later became Méliès's mistress and appeared in a number of his films, including the first of his risqué productions Après le bal - le tub (1897). Méliès's first wife Eugenie died in May 1913, and in 1925 he married d'Alcy. Her concession of a toy stall at the Gare Montparnasse, Paris, manned by Georges, provided their only income for several years. In 1932 they moved into an apartment at a home for cinema veterans. After Méliès's death, d'Alcy appeared in the poignant framing sequences of Georges Franju's short dramatisation of his life, Le Grand Méliès (1952), with Méliès's son André playing his father. Jehanne d'Alcy died on 14 October 1956 at Versailles, aged ninety-two.