Yoshiko Yamaguchi (ε±±ε£ ζ·ε, Yamaguchi Yoshiko, 12 Februari 1920 β 7 September 2014), juga dikenal dengan nama panggungnya Shirley Yamaguchi dan Li Xianglan, adalah seorang aktris dan penyanyi Jepang kelahiran Tiongkok yang berkarir di Tiongkok, Jepang, Hong Kong, dan Amerika Serikat. Ia terpilih sebagai anggota Parlemen Jepang pada tahun 1970-an dan menjabat selama 18 tahun.
Di awal karirnya, Asosiasi Film Manchukuo menyembunyikan asal Jepangnya dan dia menggunakan nama Cina Li Hsiang-lan (ζ...
Yoshiko Yamaguchi (ε±±ε£ ζ·ε, Yamaguchi Yoshiko, 12 Februari 1920 β 7 September 2014), juga dikenal dengan nama panggungnya Shirley Yamaguchi dan Li Xianglan, adalah seorang aktris dan penyanyi Jepang kelahiran Tiongkok yang berkarir di Tiongkok, Jepang, Hong Kong, dan Amerika Serikat. Ia terpilih sebagai anggota Parlemen Jepang pada tahun 1970-an dan menjabat selama 18 tahun.
Di awal karirnya, Asosiasi Film Manchukuo menyembunyikan asal Jepangnya dan dia menggunakan nama Cina Li Hsiang-lan (ζι¦θ), yang diterjemahkan dalam bahasa Jepang sebagai Ri KΕran. Hal ini memungkinkan dia untuk mewakili Tiongkok dalam film propaganda Jepang. Setelah perang, ia muncul di film Jepang dengan nama aslinya, serta di beberapa film berbahasa Inggris dengan nama panggung, Shirley Yamaguchi. Setelah menjadi jurnalis pada tahun 1950-an dengan nama Yoshiko Εtaka (ε€§ι·Ή ζ·ε, Εtaka Yoshiko), ia terpilih sebagai anggota parlemen Jepang pada tahun 1974, dan menjabat selama 18 tahun. Setelah pensiun dari dunia politik, ia menjabat sebagai wakil presiden Asian Women's Fund. Dia meninggal pada usia 94 tahun di Tokyo pada 7 September 2014.
Yoshiko Yamaguchi (ε±±ε£ ζ·ε, Yamaguchi Yoshiko, February 12, 1920 β September 7, 2014), also known by her stage names Shirley Yamaguchi and Li Xianglan, is a China-born Japanese actress and singer who made a career in China, Japan, Hong Kong, and the United States. She was elected as a member of the Japanese Parliament in the 1970s and served for 18 years.
Early in her career, the Manchukuo Film Association concealed her Japanese origin and she went by the Chinese name Li Hsiang-lan (ζι¦θ), rendered in Japanese as Ri KΕran. This allowed her to represent China in Japanese propaganda movies. After the war, she appeared in Japanese movies under her real name, as well as in several English language movies under the stage name, Shirley Yamaguchi. After becoming a journalist in the 1950s under the name Yoshiko Εtaka (ε€§ι·Ή ζ·ε, Εtaka Yoshiko), she was elected as a member of the Japanese parliament in 1974, and served for 18 years. After retiring from politics, she served as vice president of the Asian Women's Fund. She died at the age of 94 in Tokyo on September 7, 2014.