Sinopsis
Tahun 1941 dan 1949 menjadi titik balik yang menentukan bagi ribuan warga Latvia yang dibawa pergi tanpa peringatan ke tujuan yang tidak diketahui. Di negeri asing dan kondisi yang keras, mereka berusaha melestarikan kemanusiaan mereka, menciptakan kehidupan baru, dan membesarkan anak-anak mereka. Anak-anak ini tumbuh jauh dari kampung halamannya, di lingkungan asing yang membuat mereka merasa seperti orang asing. Mereka belajar bahasa asing, tinggal di antara orang asing, dan mengajukan pertanyaan yang bahkan orang dewasa pun takut untuk menjawabnya. Salah satu dari anak-anak ini adalah aktor Mārtiņš Vilsons, yang lahir di pengasingan di wilayah Magadan Rusia dari keluarga Zenta Vilsone dan Rolands Čehovičs. Dalam film dokumenter ini, sutradara Dzintra Geka menggambarkan kisah hidupnya sebagai kesaksian pribadi atas nasib orang-orang Latvia yang diasingkan, pencarian identitas mereka, dan kembalinya mereka ke kenyataan yang kontradiktif.