Sinopsis
“Woodstock: 40 Years Later” mengeksplorasi hari-hari hiruk pikuk menjelang dan sepanjang festival, mulai dari bagaimana para perencana bergegas mencari lokasi konser dan kemacetan lalu lintas yang menutup jalan raya Negara Bagian New York hingga “asam coklat” yang sangat buruk, hujan deras dan lumpur, dan tentu saja, musiknya. Menyatukan kisah-kisah langsung dengan gambar arsip langka dan soundtrack ikonik, film dokumenter ini memberikan kesempatan kepada mereka yang berada di sana untuk menghidupkan kembali pengalaman tersebut dan memberikan kesempatan kepada generasi baru untuk merasakan keajaiban masa itu. Film ini juga akan melihat secara penting warisan Woodstock melalui sudut pandang musisi dan aktivis masa kini yang mengkaji mengapa Woodstock dan semua yang dilambangkannya masih relevan dalam budaya masa kini.