Episode
Currahee
Taktik brutal seorang instruktur latihan menyebabkan gesekan dengan pasukan terjun payung Divisi Lintas Udara ke-101 saat mereka bersiap bertempur dalam Perang Dunia II.
Hari Terpenting
Pada Hari H, pasukan Kompi Easy diterjunkan ke Normandia. Di lapangan, Letnan Winters mengumpulkan semua pasukan yang bisa ia temukan untuk menyerang artileri musuh.
Carentan
Kompi Easy harus merebut desa Carentan yang diduduki, sebuah pertempuran sengit yang menyebabkan banyak korban pasukan yang terluka atau terbunuh dalam pertempuran.
Para Pengganti
Bergabung dengan para rekrutan baru, Kompi Easy terjun ke Belanda untuk Operasi Market Garden. Di sana, seorang penerjun payung terpisah dari unitnya.
Persimpangan
Sebuah operasi yang sukses membawa Winters dipromosikan bekerja di belakang meja, tetapi Kompi Easy segera memulai misi pertahanan yang mendesak ke Hutan Ardennes.
Bastogne
Dengan perlengkapan dan pasokan yang tak memadai untuk musim dingin, petugas medis dengan berani berjuang untuk merawat Kompi Easy yang terluka saat Pertempuran Bulge.
Puncak Ketegangan
Dalam keadaan lemah dan kelelahan setelah Bastogne, Kompi Easy bertempur untuk merebut kembali kota Foy dari Jermanβmengabaikan ketidakcakapan komandan baru mereka.
Patroli Terakhir
Seorang lulusan baru West Point dengan penuh semangat memimpin patroli menyeberangi sungai di dekat perbatasan Jerman, tetapi Winters skeptis tentang tujuan mereka.
Alasan Kita Berperang
Saat perang berakhir, Kompi Easy menghadapi perlawanan ringan di Jermanβtetapi masa-masa tenang mereka berakhir ketika mereka menemukan kamp konsentrasi.
Poin
Kompi Easy menduduki benteng gunung Sarang Rajawali milik Hitler, di sana para penerjun payung dengan cemas menunggu perintah untuk dipindahkan ke Jepang.