Episode
Episode 1
Bertekad melakukan pembalasan, Park Dong-ho berusaha membunuh presiden. Namun, Jung Su-jin dengan sigap turun tangan untuk menjalankan rencananya sendiri.
Episode 2
Berbekal informasi menguntungkan, Kang Sang-un mengajukan tawaran kepada Dong-ho. Usaha Dong-ho untuk memulai investigasi tanpa batasan menemui hambatan.
Episode 3
Dong-ho mempertaruhkan segalanya untuk memulai lagi investigasi sebelum presiden siuman. Su-jin membalas dengan menggunakan taktik kejam untuk membalikkan keadaan.
Episode 4
Dong-ho mengalihkan perhatian ke kampanye pemilihan presiden dan menyiapkan perangkap untuk Su-jin. Ia lalu memakai dukungan mencurigakan agar unggul.
Episode 5
Dong-ho, yang diminta mengundurkan diri, mengonfrontasi Su-jin secara pribadi. Lalu, dalam debat Dong-ho dengan Jo Sang-cheon, isu soal Korea Utara mencemari kampanyenya.
Episode 6
Meski Su-jin memiliki informasi yang bisa menjatuhkannya, Dong-ho mengungkap bahwa ia punya taktik rahasia. Su-jin lalu mengincar Park Chang-sik.
Episode 7
Dong-ho menjalankan rencana untuk benar-benar menguliti Su-jin di hadapan publik. Namun, Su-jin ingin membuat Lee Jang-seok berbalik melawan Dong-ho sebelum sidangnya.
Episode 8
Dengan Su-jin di kursi perdana menteri, Dong-ho menemui Ketua Kang dengan niat menghancurkan lingkaran orang terdekat Su-jinβmendorong Su-jin merencanakan balas dendam.
Episode 9
Su-jin melatih Sang-un untuk memberikan kesaksian merugikan bagi Dong-ho dan memecah opini publik. Dong-ho, yang menghadapi pemakzulan, meminta dukungan Ketua Kang.
Episode 10
Dong-ho mengekspos dirinya demi mengadili lawan-lawannya, sehingga ia sendiri berisiko dituntut. Su-jin pun mengusahakan segalanya agar Dong-ho ditangkap.
Episode 11
Su-jin mengalihkan investigasi ke Daejin dan membalikkan perhatian ke Dong-ho. Saat sebuah demonstrasi mengancam kekuasaan Dong-ho, ia menggunakan senjata rahasianya.
Episode 12
Tindakan terakhir Dong-ho memaksa Su-jin mengambil pilihan terpentingβmengungkap kebenaran atau jatuh dengan dipermalukan. Pada akhirnya, akankah keadilan menang?